Upload Foto Menghitung Uang di Facebook, Perampok Satroni Rumah

Rabu, 30 Mei 2012

Facebook ternyata dapat memancing kejahatan. Polisi memperingatkan agar warga berhati-hati mengunggah foto di jejaring sosial seperti Facebook.

Seorang remaja putri Australia yang ingin nampang di Facebook mengunggah foto ia dan neneknya sedang menghitung setumpuk uang tunai. Tak lama berselang, dua lelaki bersenjata pisau dan kayu memasuki rumah gadis tersebut. 

Insiden kejahatan berupa perampokan terjadi pada hari Kamis di Australia ketika sorang gadis berumur 17 tahun sedang membantu neneknya menghitung tabungan pensiun.

Tabungan pensiun sang nenek ini memang sudah tidak di bank namun di rumah sang nenek di Sydney, Australia.

Seperti yang dikutip dari CNET, gadis berumur 17 tahun itu tampaknya menyukai apa yang ia kerjakan dan memotret uang cash tersebut dan kemudian mengunggahnya di situs jejaring sosial terbesar, Facebook.

Mungkin tujuan gadis remaja tersebut memposting foto tersebut untuk pamer atau mungkin menghibur teman-temannya, namun hal ini malah membuat ibunya mengalami hal yang buruk.

Beberapa jam setelah gadis tersebut memposting fotonya, ibu gadis tersebut yang tinggal di Bundanoon, Australia tenggara mendapat tamu tak terduga.

Dua orang pria tak dikenal, bersenjata pisau dan tongkat kayu mendatangi rumah sang ibu untuk merampok. Kedua orang ini diperkirakan telah melihat foto uang yang diposting oleh sang gadis.
Ibu sang gadis mengatakan pada kedua perampok tersebut bahwa putrinya tidak tinggal lagi disini, namun perampok tersebut tetap merampoknya.

Kedua pria tersebut merampok sejumlah uang dan beberapa barang berharga milik sang ibu.
Bagaimana sang rampok dapat mengetahui rumah ibu? Menurut laporan polisi, perampok tersebut telah melihat foto uang yang diposting oleh si gadis dan mengetahui alamat rumah ibunya dari profil Facebook si gadis.

Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita agar lebih hati-hati menggunakan, mengunggah foto atau mencantumkan informasi tertentu di situs jejaring sosial seperti Facebook.

Sejak kejadian itu, kepolisian New South Wales mengimbau warga berhati-hati dalam mengumbar informasi di jejaring sosial. Mau pamer malah dirampok.... 

1 komentar: