Di Pedesaan, Lebih Banyak Pasangan Jatuh Cinta dan Lebih Bahagia

Selasa, 01 Mei 2012

Udara, kedekatan, dan kondisi kehidupan yang tenang berkontribusi pada hubungan.
Meski studinya dilangsungkan di Inggris, tak ada salahnya untuk menilik dan belajar dari apa yang mereka temukan seputar percintaan dan lokasi pasangan menghabiskan waktunya.

Studi yang dilangsungkan oleh saluran televisi Really itu menemukan, pasangan yang menghabiskan banyak waktu di wilayah pedesaan merasa lebih bahagia ketimbang pasangan yang tinggal di perkotaan.

Dalam laporan penelitian itu dikatakan, 77 persen penduduk yang tinggal di bagian pedesaan Inggris telah menemukan pasangan jiwanya, sementara hanya 48 persen responden yang mengaku telah menemukan pasangan sejatinya.

Selain urusan banyaknya orang yang menemukan cinta sejati, jumlah waktu keberlangsungan hubungan juga lebih lama ditemukan pada orang yang tinggal di pedesaan ketimbang penduduk kota.

Dari survei itu diketahui, 61 persen penduduk pedesaan sudah menjalani hubungan lebih dari 1 dekade, sementara responden yang tinggal di perkotaan hanya mencapai 21 persen.

Sekitar 55 persen penduduk pedesaan tetap berada dalam hubungan pernikahan, sementara hanya 10 persen responden penduduk perkotaan yang sudah menikah.

Sebanyak 51 persen responden yang tinggal di pedesaan selalu mengucapkan "Saya sayang kamu" kepada pasangannya setiap hari minimal sekali. Sementara penduduk kota yang melakukan hal ini hanya 23 persen.

Hubungan di pedesaan diperkirakan lebih memungkinkan untuk bertahan karena pasangannya cenderung lebih setia dan punya lebih banyak waktu untuk dihabiskan bersama.

Pasangan di pedesaan menghabiskan setidaknya 6 malam bersama dalam seminggu ketimbang masyarakat kota yang rata-rata hanya 4 hari per minggu.

Untuk urusan perselingkuhan, hanya 10 persen responden pedesaan yang melakukan hal tersebut sementara penduduk kota, mencapai angka 20 persen.

Lebih lanjut, soal kepuasan seksual, 63 persen dari mereka yang tinggal di pedesaan mengatakan mendapatkan kepuasan seksual, sementara hanya 22 persen penduduk kota yang merasakan kepuasan seksual.

Sebanyak 38 persen penduduk kota mengaku sering kelelahan dan stres.

"Tinggal di pedesaan membuat kebanyakan kita tetap tenang dan relaks. Hal ini membuat orang berada dalam kondisi pikiran yang tenang dan bingkai berpikir yang lebih baik. Ini akan terefleksi pada hubungan," kata Jenni Trent Hughes, ketua studi, mengomentari hasil penelitiannya.

Ditambah dengan udara segar dan menghabiskan waktu menghangatkan tubuh dengan selalu berdekatan dengan pasangan akan membantu banyak membuat hubungan yang dijalankan di area pedesaan lebih menyenangkan, jelas Hughes.

Bagi penduduk di pedesaan, menilai kondisi keuangan pasangan dinilai penting oleh 11 persen responden. Sementara bagi penduduk perkotaan, penilaian terhadap keuangan pasangan dianggap penting oleh 34 persen responden.

0 komentar:

Poskan Komentar