12 Rahasia Dibalik Senyum Manis dan Wajah Cantik Pramugari

Kamis, 03 Mei 2012

12 Hal yang Disimpan Pramugari Dalam Hati
Di balik senyum manis dan wajah cantik, pramugari juga manusia biasa. Ada hal-hal yang tak bisa diucapkan begitu saja, ketika mereka dikecewakan. Yang jelas mulai saat ini, mulailah untuk lebih menghargai profesi mereka.

Pramugari berurusan dengan segala jenis penumpang, dan pengalaman itu kadang tidak menyenangkan. detikTravel, Kamis (3/5/2012) menghimpun 8 hal dari Reader's Digest yang menjadi curhatan pramugari, namun mereka simpan di dalam hati:

1. "Taruh tas yang benar, dong"

Begitu masuk pesawat, tas yang Anda bawa ke kabin ditaruh asal saja di kompartemen atas. Anda tak peduli betapa pramugari bersusah payah merapikan semua tas penumpang sebelum pesawat lepas landas.

2. "Kok Anda kasar sih"


Penumpang terkadang egois, berselisih paham dengan penumpang lain, atau menggerutu kepada pramugari. Padahal, belum tentu pramugari yang menyebabkan ketidaknyamanan penumpang itu di pesawat.

3. "Kata siapa kami punya pacar di setiap kota?"

Wajah cantik dan murah senyum sering diartikan salah oleh penumpang. Pramugari sering dianggap gampangan, penggoda dan genit. Padahal, masih banyak pramugari yang benar-benar profesional dan jauh dari gaya hidup negatif.

4. "Ya ampun, kan kami tidak menawarkan yang lain"

Anda sudah mendapatkan segelas kopi, dan pramugari bertanya, "Pakai krimer atau gula?" Anda tanya balik, "Apa?" Ya ampun, pikir pramugari itu dalam hati, kan kalau kami memberikan kopi, pilihan selanjutnya tinggal krimer atau gula. Tidak mungkin pramugari bertanya warna favorit Anda.

5. "Tolong dong anaknya dijaga"

Jangan ditanya aneka masalah ketika anak ikut dalam penerbangan. Berkali-kali pramugari dipanggil penumpang untuk membantu mengurusi masalah penumpang cilik itu. Mereka pun bertanya-tanya, orangtua si anak untuk urusan ringan saja kok tidak berdaya.

6. "Dorong saja pintunya"

Ini tipikal penumpang pesawat, hendak ke toilet dan kebingungan membuka pintunya. Semua sisi disentuh, mungkin ada tombol yang harus dipencet. Pramugari yang memperhatikan Anda hanya menghela nafas. Pintu toilet pesawat kan tinggal di dorong bagian tengahnya.

7. "Kalau punya bayi, bawa popok dong"

Bukan cuma urusan lupa bawa popok, sakit dan lupa bawa obat itu pun masalah. Masa sih pramugari harus membuat pengumuman di pesawat, meminta popok atau obat dari penumpang lain. Tolong jangan lupa membawa barang sepenting itu.

8. "Tolong ya, di sebelah Anda itu ada penumpang lain"

Ada penumpang yang merebahkan tempat duduk sesuka hati, menendang bangku di depannya, tidur mendengkur seenaknya atau tidur ke bahu orang lain. Jangan egois, perhatikanlah kenyamanan penumpang lain.

9. "Kalau terbang ke luar negeri, bawa pulpen dong"

Begitu kartu imigrasi diserahkan, penumpang panik. Mereka lalu memanggil-manggil pramugari untuk meminjam pulpen, sebab sebentar lagi pesawat mendarat. Memangnya pramugari semacam toko alat tulis?

10. "Maaf, saya bukan guru TK"

Ketika ada penumpang ribut dengan penumpang lain, yang dipanggil adalah pramugari. Mereka tiba-tiba dipaksa untuk menyelesaikan masalah remeh temeh. Terkadang orang dewasa bertingkah seperti anak kecil.

11. "Kalau mau ke toilet, sabar dong. Saya lagi bawa kereta makanan"

Pramugari sedang membagi makanan kepada penumpang penumpang. Ada satu penumpang berdiri dan menggerutu. Jalannya menuju ke toilet terhalang pramugari yang sedang membawa kereta makan itu. Si pramugari diminta lekas-lekas minggir. Padahal, kalau mau menunggu 90 detik saja, pramugari itu pun sudah tidak menghalangi dia dan pasti pindah ke tempat lain.

12. "Susah ya bilang 'Halo', 'Terima kasih', 'Selamat jalan'?"

Pramugari mengucapkan itu ketika penumpang masuk dan keluar pesawat. Itu bukan basa-basi, tapi penumpang kerap berwajah ketus dan cuek. Padahal, senyum Anda saja sudah sangat menghibur untuk mereka.

0 komentar:

Poskan Komentar