10 Cara Paling Buruk Mengakhiri Kisah Cinta

Selasa, 22 Mei 2012

Meski tak lagi sejalan secara hati, tak berarti mengakhiri kisah cinta harus dengan cara yang tak mengenakkan. Inilah cara-cara terburuk saat orang memutuskan cintanya dengan seseorang. Mengakhiri cinta dengan orang yang kita sayangi memang bukan perkara mudah. Rasa sakit dan kecewa tentu menyelimuti dengan dalam.

Tak heran demi melepaskan kekesalan cara putus dengan orang terkasih pun sering ditempuh dengan cara yang tak mengenakkan. Inilah cara-cara buruk yang banyak dilakukan orang saat berpisah dengan kekasihnya, seperti disitat dari 100bestdatingsites.

1. Surat
Media ini banyak digunakan orang untuk mengakhiri hubungan yang meregangkan jarak baik karena perseteruan atau persleingkuhan. Meskipun sulit untuk memecahkan masalah secara pribadi, namun menulis surat bukanlah cara terbaik untuk ditempuh dan sebaiknya dihindari.

2. SMS
Sangat tak mengenakkan ketika Anda membuka ponsel dan disambut dengan kalimat, “Sepertinya kita harus menjadi teman.” Jadi, tak peduli apa yang Anda katakan atau bagaimana Anda mengatakan hal tersebut, faktanya tetap bahwa mengirimkan pesan teks putus cinta lewat pesan merupakan cara menyedihkan dan terkesan membuang seseorang.

3. Lewat telepon
Memutuskan lewat telepon hanyalah cara seorang pengecut karena Anda tidak ingin menemuinya secara pribadi untuk mengatakan keputusan tersebut.

4. E-mail
Sebenci apapun Anda ingin memutuskan pasangan, berdiam diri dan memutuskan tali cinta lewat e-mail adalah cara yang bakal membuat pasangan terluka. Kemungkinannya, dia akan membaca e-mail tersebut pada saat yang tak terduga sehingga akan menyisakan sedikit ruang yang menyakitkan untuknya.

5. Menyampaikan pada teman
Menyimpan kata-kata tak mengenakkan yang dikomunikasikan ke orang lain untuk disampaikan kepada Anda bukan cara santun yang bisa dilakukan. Jangan sampai perbincangan tersebut justru menjadikan gosip tak sedap di antara teman-teman Anda. Ingat, putus adalah urusan pribadi yang sebaiknya tidak diumbar dan biarkan dia mendengarnya pertama kali dari mulut Anda.

6. Facebook/Twitter
Berteriak-teriak di jejaring sosial sehingga seluruh dunia bisa melihat bukanlah cara bijak untuk ditempuh. Ketika hubungan hancur dan Anda kembali menjadi lajang tak berarti Anda harus berbuat memalukan mantan pasangan. Banyak cara lain yang lebih santun untuk dipilih bukan?

7. Pengaruh orang lain
Memutuskan seseorang memang dibutuhkan keberanian yang datangnya dari dalam hati. Karenanya, menyoal alasan putus pun sebaiknya tidak dikarenakan orang lain yang berusaha memengaruhi Anda. Seberapapun orang tersebut memberikan pengaruh terhadap Anda sebaiknya jangan membiarkan pengaruh tersebut yang mendorong keputusan putus cinta Anda terhadap pasangan. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum Anda melangkah lebih jauh.

8. Memutuskan di depan publik
Ketika Anda sedang makan bersama di restoran atau hangout di mal, Anda sengaja memanfaatkan momen tersebut untuk memberitahukan keputusan akhir dari hubungan yang tak bisa terus dijalankan. Hal ini sangat tidak etis untuk dipilih. Sebaliknya untuk mengutarakan keputusan tersebut, sebaiknya pilihlah lokasi yang tenang seperti rumah atau taman sehingga Anda mengecewakan orang tersebut dengan lembut.

9. Menghilang begitu saja
Menghindari kekasih Anda secara mendadak adalah hal yang harus dihindari. Suka atau tidak ketika sesuatu hal buruk terjadi pada Anda, tundalah perpisahan tersebut dan muncullah di hadapannya dengan sopan dan tidak menjadi pengecut yang kabur begitu saja. Menghilang hanya akan membuat perpisahan jadi lebih sulit.

10. Membiarkan dirinya tahu dari teman
Ketika Anda ingin mengakhiri hubungan cinta, salah satu cara termudah untuk dilakukan yakni memberitahunya secara langsung tentang hubungan Anda. Salah satu cara yang paling sedih ketika Anda mengakhiri hubungan adalah memasukkan orang asing yang tak ada sangkut pautnya dalam keputusan tersebut sebagai mediator keputusan Anda.

0 komentar:

Poskan Komentar