Kontroversi "Geng" Motor "Boobs on Bikes" di Selandia Baru (Pic+)

Sabtu, 14 April 2012

"Boobs on Bikes mungkin geng motor paling di sukai di dunia karena aksi mereka tidak brutal seperti di Indonesia melainkan pamer puting payudara."
Kelompok pengendara motor bertelanjang dada di Selandia Baru, Boobs on Bikes, akan melakukan parade di jalanan di Canberra, Australia.
Namun, anggota perkumpulan ini dilarang memperlihatkan payudaranya secara frontal. Demikian dilansir Sydney Morning Herald, Jumat (13/4/2012).
Pengendara motor, baik pria maupun wanita dengan bertelanjang dada, menimbulkan kontroversi di negara asalnya yaitu Selandia Baru terutama ketika melakukan perhelatan yang dikenal dengan sebutan Erotica Lifestyles Expo.

Pemilik Erotica akan melakukan kegiatan pertama mereka di EPIC mulai tanggal 11-14 Mei. Mereka juga berencana melakukan kegiatan resmi yang disebut Freedom of Expression Ride di Northbourne Avenue.
Juru bicara Erotica David Crow mengatakan pihaknya sudah mendapat peringatan dari polisi yaitu tak boleh memperlihatkan puting saat melakukan pawai.

"Kami sudah diperingatkan oleh polisi federal bahwa secara teknis seorang pria yang tidak mengenakan atasan bisa dikenai tuduhan melakukan tindakan tak menyenangkan," jelas Crow.

"Tak boleh memperlihatkan apapun namun kami akan melakukannya karena kami memiliki undang-undang hak asasi manusia yang mengatakan Anda tak boleh mendapatkan diskriminasi berdasarkan jenis kelamin," katanya.

Ekspo ini akan dihadiri bintang porno asal Australia, Kiki Vidis, ditemani penari telanjang pria asal Selandia Baru dan juga ahli hipnotis Tony Banfield. Eksebisi ini akan menghadirkan beragam mobil, mesin pembuat kopi, alat bantu seks, pakaian dalam, sepatu, dan pijat.


0 komentar:

Poskan Komentar