Iklan "Pencerah Area Vagina" di India Picu Kontroversi (Video+)

Jumat, 13 April 2012

Iklan pemutih area kewanitaan, Clean and Dry memicu kontroversi. (sumber: Daily Mail/Youtube)
Iklan televisi untuk produk Clean & Dry Intimate Wash, produk pencerah area vagina, berdurasi 25 detik itu sempat ditayangkan di jam tayang utama.

Iklan tersebut memicu kontroversi berbagai pihak, terutama di situs-situs sosial media.

Ada orang yang menuliskan, iklan produk itu merupakan penghinaan besar-besaran terhadap perempuan. Ada juga yang mengatakan, iklan itu bentuk diskriminasi terhadap orang berkulit gelap.

Kalimat yang mengiringi iklan produk tersebut, "Life for women will now be fresher, cleaner, and more importantly fairer and more intimate".

Produk Clean & Dry ini menjanjikan area kewanitaan "segar dan terlindungi dari infeksi sepanjang hari" dengan tambahan bonus yang akan "membuat area kehitaman di area tersebut lebih cerah, membuat warna kulit di area tersebut lebih muda".

Hal ini membagi beberapa pendapat di masyarakat India. Ada yang melihat sebagai bentuk diskriminasi di dalam sistem kasta sosial, sementara lainnya tidak merasa produk ini mengandung konotasi rasis.

Peluncuran produk ini seakan meneruskan debat mengenai kulit putih yang diartikan sama dengan kecantikan dan diingini orang yang sudah beredar cukup lama di India.

Bisnis pemutih kulit cukup besar di Indonesia, dengan bintang-bintang besar sebagai endorser, seperti Shah Rukh Khan.


0 komentar:

Poskan Komentar