6 Tipe Teman Sekamar Kost yang Perlu Diwaspadai

Senin, 09 April 2012


TINGGAL satu kamar bedua di rumah kos bukanlah hal yang asing lagi bagi kita yang menjadi mahasiswa rantau. Tetapi, tidak semua orang beruntung memiliki teman sekamar yang cocok.

Bisa jadi kepribadiannya bertolak belakang dengan kita, kebiasaannya mengganggu, atau si rommate memang menyebalkan. Surviving College, Sabtu (7/4/2012) melansir daftar tipe teman sekamar yang perlu kamu waspadai.


Lintah

Tipe ini biasanya tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk menjelajah dan mencari teman baru sendiri. Dia akan terus menempel padamu dan mengikuti semua kegiatanmu.

Teman sekamar ideal adalah yang menyadari bahwa kita seharusnya membuat jaringan pertemanan seluas-luasnya selama kuliah. Jika kita bisa menyesuaikan diri dengan teman sekamar, dia pun dapat menjadi teman terbaik kita. Hanya saja, jangan memaksakan proses itu.


Pencuri ruang

Teman sekamar jenis ini biasanya selalu punya cara untuk 'mengusir' kita dari kamar. Dia memperlakukan kita seperti penyusup yang mengganggu wilayahnya, bukan orang yang kita ajak berbagi ruang bersama.

Si pencuri ruang mungkin menyetel musik yang tidak kita sukai keras-keras, mengundang teman-temannya ke kamar ketika kita harus belajar untuk ujian, menolak untuk mematikan lampu ketika tidur, atau memakan banyak ruang di lemari yang dipergunakan bersama. 


Peminjam

Ini adalah jenis teman sekamar yang tidak menarik garis antara "milikmu" dan "milikku". Dia memiliki kecenderungan untuk diam-diam mengambil barang-barangmu tanpa bertanya karena rasa kepemilikannya telah rusak. Dia akan 'meminjam' makanan, pakaian, sepatu, buku pelajaran, perlengkapan sekolah, perlengkapan makan, atau laptop tanpa bertanya lebih dahulu.

Jika kamu merasa termasuk si peminjam, cobalah untuk menghormati batas-batas. Cobalah juga untuk memahami bahwa teman sekamarmu lebih posesif terhadap barang-barang mereka.


Selebor

Hidup sekamar dengan si selebor akan membuatmu hidup dalam kekacauan. Kamu akan berada di ruang penuh dengan tumpukan pakaian kotor atau kantong sampah. Dia tidak akan memperhatikan jamur yang tumbuh di sudut meja atau zat lengket misterius di lantai.

Kamar kos memang tidak perlu selalu rapi seperti kamar hotel, tetapi setidaknya kamu memiliki ruang untuk bergerak.


Agorafobia

Si agorafobia memiliki kecenderungan untuk tidak meninggalkan ruangan. Meski kalian mungkin saling menyukai, sesekali tampaknya kamu membutuhkan privasi. Tetapi hal ini tidak akan terjadi jika si roommate tidak pernah keluar kamar.

Teman sekamar yang baik seharusnya perhatian dengan kebutuhan ruang pribadi kita, misalnya dengan pergi ke ruang bersama di rumah kos.

Si selalu benar

Teman sekamar jenis ini biasanya menolak untuk menegosiasikan apa-apa karena kamu dianggapnya selalu salah, tidak peduli apa pun yang terjadi. Ini adalah situasi yang membuatmu rugi ketika mencoba mendekatinya dengan cara yang wajar.

Tidak ada kata kompromi dalam hubungan ini, karena teman sekamar jenis ini akan menimpakan semua kesalahan padamu. Dia bahkan bisa saja memberitahukan semua orang tentang kesalahan yang kamu buat tanpa sepengetahuanmu.(rfa)

http://kampus.okezone.com

0 komentar:

Poskan Komentar