Di Inggris, Polisi Perut Buncit Bakal Dipotong Gajinya!

Jumat, 16 Maret 2012

 Fat Police
London - Polisi beserta staf pendukung kepolisian di Inggris harus membuktikan kebugaran mereka dalam tes tahunan atau kalau tidak gaji mereka akan dipangkas. 


Peraturan tersebut akan diberlakukan setelah survei menemukan 64 persen polisi dan staff memiliki kelebihan berat badan, obesitas atau gemuk tapi tidak sehat, sebuah penyelidikan menyimpulkan pada hari Kamis (15/3).

Tim yang ditugaskan oleh pemerintah melapor untuk gaji polisi, catatan mengenai kondisi kesehatan polisi tersebut menyarankan agar petugas yang gagal tes kebugaran tiga kali harus didisiplinkan, mereka bisa kehilangan 8 persen dari gaji, yaitu sebanyak 3 ribu poundsterling atau senilai dengan 4.700 dolar Amerika untuk beberapa.

Data tersebut berdasarkan pada survei terhadap lebih dari 11.500 petugas dan staf di kepolisian London yang menemukan bahwa 44 persen dari mereka kelebihan berat badan, obesitas 19 persen, dan satu persen gemuk tidak sehat, kata laporan itu.

Peninjauan tersebut merupakan usaha pemerintah untuk membuat memangkas sekitar 20 persen anggaran untuk polisi sebagai bagian dari langkah-langkah penghematan, rekomendasi lain adalah kememungkinan petugas untuk dipecat, pemotongan gaji awal, menaikkan usia pensiun dan kualifikasi untuk pengangkatan staf yang lebih baik.

Usulan tersebut, yang untuk sementara disambut baik oleh kepala polisi, belum disosialisasikan ke petugas biasa yang akan menghadapi pembekuan gaji, peningkatan iuran dana pensiun dan pemutusan hubungan kerja (phk).

"Polisi sudah bosan dengan keadaan konstan dari ketidakpastian dan serangan, yang disengaja berkelanjutan pada mereka oleh pemerintah ini," kata Paul McKeever, Ketua Federasi Polisi Inggris dan Wales.

"Kami sudah tidak tahan lagi, sudah cukup," demikian kata Paul.
(I027 )

 http://www.antaranews.com

0 komentar:

Poskan Komentar