Tabloid Bild Hapus 'Budaya' Pajang Foto Perempuan Telanjang

Sabtu, 10 Maret 2012


TABLOID dengan tiras terbesar di Jerman, Blid, memutuskan untuk menghentikan tradisi memajang foto perempuan telanjang di halaman depannya.


Sejak terbit tahun 1984, Bild sudah memajang lebih dari 5.000 foto perempuan telanjang di halaman satu. Dalam edisi terakhir, Jumat 9 Maret, foto yang ditampilkan adalah seorang perempuan asal Polandia, Eva.

Judul yang digunakan untuk foto itu adalah 'Bild menghentikan Perempuan Halaman Satu' dengan mengutip Eva yang mengatakan, "Saya yang terakhir."

Keputusan mencabut tradisi foto telanjang tersebut diambil pada rapat redaktur Kamis 8 Oktober, bersamaan dengan Hari Perempuan Internasional.

"Ini mungkin langkah kecil bagi perempuan namun langkah besar bagi Bild dan laki-laki," tulis pernyataan Bild.

Sebuah potongan dari berita edisi 13 Mei 1970 berjudul 'Perempuan memiliki lebih sedikit di kepala dibanding pria', ikut dipajang.

Namun ditambahkan dengan, "Judul berita yang lama itu, sekarang amat memalukan kami."

Belakangan ini, perdebatan tentang peran perempuan menghangat di Jerman. Mengingat proporsi perempuan di pucuk pimpinan perusahaan Jerman masih relatif rendah dibanding di Amerika Serikat dan Inggris.

Perdebatan tersebut dan juga kenyataan pemimpin pemerintah adalah perempuan, Kanselir Angela Merkel, telah mendorong perubahan sikap di kalangan warga Jerman.

Bild tampaknya ingin menangkap kecenderungan tersebut. Pada Hari Perempuan Internasional, Bild memberi hari libur kepada semua pegawai perempuan dan keputusan mencabut foto perempuan telanjang dari halaman depan sepenuhnya diambil oleh kaum pria.

Bild merupakan salah satu koran dengan tiras besar di dunia. Bersama The Sun terbitan Inggris, Bild saling kejar-mengejar merebut jumlah tiras ketujuh terbesar di dunia.

Asosiasi Surat Kabar Dunia menyebutkan enam surat kabar dengan tiras terbesar merupakan koran terbitan Jepang. (BBC/Wrt3)

http://www.metrotvnews.com

0 komentar:

Posting Komentar