Pukuli Kucing Hingga Mati, Seorang Tukang Pos Dipenjara

Jumat, 09 Maret 2012

 Ilustrasi
Lantaran melompat ke troli surat, seekor kucing disiksa seorang tukang pos di bagian wajahnya.

Seperti yang dikutip dari situs The Sun, Alan Vicent, seorang tukang pos memukul dengan keras wajah kucing bernama Tiddy dengan menggunakan tutup troli. Tidak hanya itu saja, lelaki berusia 38 tahun itu kemudian melempar kucing yang sudah tidak berdaya itu ke sebuah taman.

Tetangga yang melihat perlakuan Alan tersebut merasa terkejut, lantaran tidak menyangka tukang pos tersebut tega melakukan hal itu kepada seekor kucing yang sudah "meminta ampun" dengan lengkingan suara khas kucing, seakan ingin berteriak kesakitan.

Warga tersebut kemudian menghampiri Alan dan memakinya. Namun Alan dengan santai terus berjalan.

Kucing malang berusia 14 tahun tersebut, ditemukan Ami Hartridge, pemiliknya di sebuah taman dekat kediamannya. Tidak berapa lama kemudian, kucing tersebut meninggal dengan luka yang mengerikan.

Setelah dilaporkan atas perbuatannya, Vincent kemudian dipenjara di Reading Magistrates Court selama enam bulan, setelah dinyatakan bersalah telah melakukan penyiksaan terhadap hewan dengan alasan yang tidak perlu.

Hakim ketua, Ian Bacon mengungkapkan keprihatinannya atas tindakan sang tukang pos. "Tiddy meninggal dengan penderitaan dan rasa sakit dan pelakunya tidak ada penyesalan atas perbuatannya tersebut," ijar Bacon.

Saksi mata, Laura Lucardini dengan rasa amarah juga memberikan kesaksian saat sidang. "Saya melihat tukang pos tersebut menyiksa kucing tersebut padahal kucingnya sudah mengeong dengan keras," ujarnya.

Saksi lain, June Dye-Hodge Beardsley, membenarkan sambungan telepon ke nomor 999 yang dilakukannya saat tragedi tersebut.

Serangan terhadap kucing yang terjadi di Windsor, berks pada tanggal 11 Maret tahun lalu tersebut, terjadi saat ulang tahun putri kedua Hartridge, Tallulah yang kedua.

Di luar pengadilan, kekasih Hartridge, Stephen Hughes menyatakan kepuasannya terhadap keputusan pengadilan. "Keadilan telah dilakukan tetapi sayangnya hal tersebut tidak akan menghidupkan Tiddy," ujarnya.

"Talullah sangat mencintai Tiddy dan selalu bersama apalagi saat duduk di sofa. Ia benar-benar sedih saat mengetahui Tiddy telah tiada," imbuh Hughes.

Hughes juga mengungkapkan jika pelaku penyiksaan terhadap kucingnya itu pantas mendapatkan hukuman yang setimpal. "Apa yang orang ini lakukan kepada kucing kami adalah hal yang kejam, Saya berharap ia memiliki waktu selama di penjara untuk berpikir dengan apa yang telah dilakukannya," ujarnya.

Vincent adalah seorang tukang pos warga Feltham, Middlesex dan telah dipecat dari tempatnya bekerja, Royal Mail, terkait kasusnya tersebut.

 http://www.beritasatu.com

0 komentar:

Posting Komentar