Orang Penyendiri Lebih Responsif Terhadap Bahaya

Minggu, 11 Maret 2012


JAKARTA--MICOM: Menjaga pertemananan dengan seseorang yang dipandang aneh, penyendiri, tidak percaya diri, dan penuh kecemasan, dapat berguna bagi keselamatan diri.


Demikian hasil studi Interdisciplinary Center Herzliya di Israel, yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science.

Penelitian yang menggunakan 138 responden ini dirancang untuk menilai gaya keterikatan sosial mereka.

Mereka kemudian dikelompokkan dalam tiga tim, dan memainkan permainan berbasis internet. Selama beberapa waktu, tim dibiarkan menunggu permainan dimulai di dalam kamar.

Tak lama kemudian, komputer di ruangan --yang sebenarnya merupakan mesin asap-- mulai mengeluarkan asap. Peneliti pun menghitung kecepatan respon peserta.

Tim yang berisi tipe orang pencemas dan suka menghindar, dapat merespon asap lebih cepat sekitar 1,5 detik dari tim lainnya.

Peneliti Tsachi Ein-Dor, seorang psikolog sosial, melihat, teman pencemas dan penghindar memiliki potensi untuk berkontribusi pada dinamika kelompok melalui deteksi dan reaksi cepat terhadap ancaman.

Studi ini juga membantah stigma, bahwa hubungan pertemanan harus selalu berjalan dengan dasar kecocokan, kesamaan, dan zona nyaman. "Kuncinya adalah keragaman," ujar Ein-Dor.

"Anda perlu berada di sekitar orang dengan kemampuan berbeda." (myhealthnewsdaily/*/OL-9)


http://m.mediaindonesia.com

0 komentar:

Posting Komentar