BNI Jadi Sponsor Resmi Chelsea!

Senin, 26 Maret 2012

BNI Jadi Sponsor Resmi Chelsea
  Logo Chelsea.
JAKARTA - Kabar baik tersiar dari klub sepakbola LigaInggris, Chelsea. 'The Blues' begitu julukan Chelsea secara resmi mengikat kontrak sponsor dengan bank asal Indonesia, Bank Negara Indonesia.


Berdasarkan informasi dari situs resmi Chelsea FC, masuknya BNI sebagai sponsor adalah yang pertama kali. Terlebih BNI berasal dari daratan Asia.

Tentunya ini kabar yang cukup menggembirakan bagi para penggila bola khususnya di Indonesia. Nantinya, bagi para nasabah BNI pengguna kartu debit atau kredit, akan tercetak di kartu masing-masing nama Chelsea dan logonya.

Mereka juga memiliki kesempatan menonton laga Chelsea langsung di Stadion Stamford Bridge di kota London, Inggris.
  
Tidak hanya itu, nasabah BNI juga berpeluang memenangkan undian resmi klub seperti memperebutkan kaus yang sudah ditandatangani salah seorang pemain.

'Kami yakin banyak fans Chelsea di Indonesia akan bergairah menunjukkan dukungan mereka dengan cara menggunakan kartu Chelsea ini,"kata Direktur Keuangan Chelsea Ron Gourlay seperti dilansir situs resmi Chelsea, Senin(26/3/2012).

Kerjasama tersebut ditandatangani Dirut BNI Gatot M Suwondo yang langsung bertandang ke markas Chelsea di stadion Stamford Bridge Jumat (23/3/2012) siang waktu setempat. Namun tak dijelaskan berapa nilai kontrak selama empat tahun ini, kecuali disebutkan bahwa dengan bermitra bersama Chelsea, BNI berharap akan menarik lebih banyak pelanggan di luar 1,7 juta pengguna kartu debit dan 10 juta pemakai kartu kreditnya saat ini.

Chelsea diketahui memang semakin giat mengembangkan pasar di Asia setelah menggelar program Here to Play, Here to Stay tour tahun lalu dengan memboyong sejumlah pemain andalannya ke Malaysia, Thailand dan Hong Kong.

Sementara sekolah sepakbola Blue Pitches juga dibuka di sejumlah lokasi di negara-negara Asia. Untuk menjaring makin banyak penggemar, 'The Blues' juga akan meluncurkan pengantar bahasa Indonesia pada situs resminya Mei mendatang, menggenapi koleksi bahasa asing di situs tersebut yang juga dilengkapi bahasa Cina, Thailand, serta Korea.(BBC)

0 komentar:

Poskan Komentar