Paus: Pernikahan Gay Ancam Masa Depan Umat Manusia

Selasa, 10 Januari 2012


Jakarta - Pernikahan sejenis masih dianggap tabu di sebagian besar negara. Bahkan menurut Paus Benediktus XVI, pernikahan kaum gay merupakan salah satu ancaman yang akan merusak masa depan umat manusia.

Paus pun melontarkan beberapa komentar pedasnya tentang sebuah pernikahan yang dilakukan kaum homoseksual. Hal itu ia sampaikan dalam pidato tahun barunya di depan korps diplomatik terakreditasi untuk Vatikan. Selain itu dalam pidatonya, Paus juga menyentuh beberapa isu-isu penting seperti masalah ekonomi dan sosial yang sedang dihadapi negara di seluruh belahan dunia.

Di hadapan 180-an diplomat yang hadir dari berbagai negara Paus mengatakan, bahwa dalam mendidik anak-anak diperlukan cara yang tepat. Ia pun menegasakan bahwa kebanggaan dalam sebuah keluarga dapat dirasakan dari sebuah pernikahan yang dilakukan antara seorang pria dan wanita.

"Ini bukan sebuah persoalan aturan sosial yang sederhana, tapi ini lebih kepada sel dasar dari setiap masyarakat. Dan konsekuensi dari kebijakan itu adalah merusak keluarga dan mengancam martabat manusia dan masa depan manusia itu sendiri," kata Paus, seperti dikutip reuters, Selasa (9/1/2012).

Para petinggi di Vatikan dan Katolik dengan tegas telah memprotes langkah beberapa negara bagian Eropa dan negara maju lainnya yang melegalkan pernikahan kaum sejenis. Satu tokoh yang menentang penikahan gay di Amerika Serikat adalah Uskup Agung New York, Timotius Dolan.

Dolan berperang melawan disahkannya pernikahan gay di New York sebelum memiliki kekuatan hukum tetap pada Juni tahun lalu. Tak hanya itu, pada bulan September lalu, Dalon juga berkirim surat kepada Presiden Barack Obama dan mengkritik pemerintahannya agar tidak mendukung pernikahan gay.

Saat ini, pernikahan gay memiliki kekuatan hukum di sejumlah negara Eropa, termasuk Spanyol dan Belanda.

0 komentar:

Posting Komentar