Jakarta (ANTARA News) - Di zaman komunikasi instan seperti sekarang, sudah biasa terjadi jika jemari kita "spontan" men-tweet padahal otak kita masih netral.

Survei terbaru menyebutkan bahwa seperempat dari kita menyesali postingnya di jejaring sosial. Penyesalan itu kebanyakan karena posting yang tak pantas atau menyebabkan orang lain marah.